KATALOG DULU DAN KINI

MANFAAT KATALOG DULU DAN KINI
OLEH :
NI PUTU CINDRA RISPASANTI DEWI A.S
D3 PERPUSTAKAAN, UNIVERSITAS UDAYANA
NIM:1712312010

Abstrak

            Tujuan dari penulisan paper ini adalah guna untuk mendiskripsikan mengenai Manfaat katalog dari dulu hingga kini.
            Katalog merupakan daftar yang terurut yang berisi informasi tertentu dari benda atau barang yang didaftar atau terdaftar. Dulu para pedagang yang menggunakan katalog untuk memasarkan barang yang dijualnya dan kini Pemakai perpustakaan menggunakan koleksi perpustakan guna untuk mencari bahan pustaka . semisalnya pemakai tidak menemukan buku yang diinginkan dalam rak, untuk dapat mengetahui buku yang terdapat di perpustakaan maka di perlukannya alat bantu yang disebut dengan catalog perpustakaan. Dalam sejarah catalog perpustakaan mengalami perkembangan teknologi informasi dan perubahan dalam pencarian informasi para penggunanya . perubahan terjadi dari catalog yang awalnya berupa buku dan berubah menjadi kartu hingga OPAC (Online Public Acces Catalog). Hal inilah menunjukkan bahwa katalog mengalami perubahan menyesuaikan diri dengan prkembangan yang terjadi sesuai dengan khusunya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

Kata Kunci : Pengertian Katalog, perkembangan katalog, bentuk Katalog

LATAR BELAKANG
            Kata Katalog berasal dari bahasa latin “catalogus” yang berarti daftar, dalam pengertian umum katalog diartikan sebagai daftar nama-nama, judul dan barang-barang. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) katalog adalah carik kartu, daftar atau buku yang memuat nama benda atau infomasi tertentu yang ingin disampaikan secara berurutan, teratur dan alfabetis. Menurut Sulistyo Basuki (1991) Dalam sejarah kepustakawanan katalogisasi atau pengatalogan adalah keterampilan yang sudah ada sejak berabad-abad lamanya sebagai senarai inventaris.
Pada zaman dulu orang mempromosikan produk yang dimiliki dengan memperlihatkan semuanya dan hal tersebut memliki banyak kelemahan. Oleh karena itu terdapat katalog yang memperlihatkan gambar dan informasi lengkapnya dai atas kertas untuk mewwakili koleksi yang dimiliki. Seiring berkembangnya teknologi maka katalog juga mengalami perubahan yang sangat pesat katalog yang dari kertas mulai berkembang dengan menggunakan komputerdan dirasakan itu lebih efisien dan praktis. Semakin berkembangnya teknologi maka telah adanya internet dan terciptanya katalog online atau biasa di sebut OPAC (Online public Acces Catalog).Sejarah awal katalog diawali dari angkatan latu dari Amerika Serikat pada tahun 1914. Pada saat itu mereka melakukan pengatalogan dengan  mencatat barang-barang militer yan mereka miliki guna untuk memudahkan mereka dalam mengecek barang-barang kembali.
Sesua dengan berkembangnya teknologii maka katalog juga mengalami perkembangan dimana katalog dibagi menjadi beberapa bentuk dan penulis akan menjelaskan manfaat katalog buku, katalog kartu, dan katalog online (OPAC) dari dulu hingga kini. Melihat katalog bermanfaat dalam pembuatan daftar pada barang dan sekarang berkembang dan dpakai oleh perusahaan untuk mempromosikan produk yang dijualnya. Oleh sebab itu penulis mendeskripsikan bagaimana bentuk katalog dari buku ke kartu hinggamenjadi online (OPAC). Dan manfaat katalog dari awal hingga saat ini.

PENGERTIAN KATALOG

Kata Katalog berasal dari bahasa latin “catalogus” yang berarti daftar, dalam pengertian umum katalog diartikan sebagai daftar nama-nama, judul dan barang-barang. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) katalog adalah carik kartu, daftar atau buku yang memuat nama benda atau infomasi tertentu yang ingin disampaikan secara berurutan, teratur dan alfabetis. Menurut Sulistyo Basuki (1991) Dalam sejarah kepustakawanan katalogisasi atau pengatalogan adalah keterampilan yang sudah ada sejak berabad-abad lamanya sebagai senarai inventaris.
Menurut Sulistyo Basuki (1991) dalam nukunya “Pengantar Ilmu perpustakaan” mendefinskan bahwa katalog perpustakaan adalah daftar buku dalam sebuah perpustakaan atau dalam sebuah kleksi. Daftar ini menunjukkan adanya susunan menut prinsip tertentu sedanngkan buku mencangkup arti buku dalam arti luas.
Katalog sudah dianggap sebagai kebutuhan yang harus ada di perusahaan guna emepermudah kegiatan perusahaan. Katalog telah menjadi wakil dar semua koleksi yang dimiliki menjadi salah satu yang istimewa. Telah terjadi berbagai banyak perubahan baru agar tidak ketinggalan dengan semakin berkembangnya teknologi. Jika saat ini katalog tidak hanya digunakan oleh kegiatan militer dan pemerintahan maka kini telah digunakan secara umum dan dapat digunakan sebagai sarana berbisnis. 
Katalog perpustakaan adalah daftar semua pustaka (buku, majalah, kartografi, keeping CD dll) yang terdapat di perpustakaam dengan dilengkapi oleh semua pencantuman bibliografi sesuai dengan sstem yang telah ditentukan pada katalog untuk semua jenis bahan pustaka yang dimiliki perpustakaan. Oleh Karenna itu diharapkan katalog dapat membantu pemustaka atau pustakwan untuk menemukan kembali bahan pustaka yang diperlukan dengan cepat dan tepa. Guna untuk memudahkan dalam proses pertukaran informasi atar perpustakaa atau pusat informasi maka diperlukan adanya keseragaman dalam katalogisasi. Kemudian pada tahun 1967 diterbtkannya suatu peraturan atau pedoman katalogsasi internasional yaitu Anglo American Cataloging Rules (AACR2). Sedangkan di Indonesia terdapat konteks dengan disusun peratuaran katalogisasi Indonesa yang diciptakan oleh Perpustakaan Nasional.

PERKEMBANGAN KATALOG

Katalog saat ini sudah menjadi hal yang biasa pada saat ini. Dimana banyak orang yang berjualan menggunakan katalog untuk mempromosikan produk yang dijualnya seperti di restoran, barang online, dan penjual kosmetik.
Pertama kali katalog diperkenalkan oleh angkatan laut di Amerika Serikat pada tahun 1914 yang diawlai dengan membuat daftar barang milter lalu daftar ini dipublikaskan oleh Naval Depot Supply and Stock Catalog, Walaupun masih awal tapi Katalog ini sangat dirasakan manfaatnya. Tahun 1929 sistem katalog mulai berkembang di Pemerintahan Amerika Serikat dan presiden Hoover memutuskan Federal Standard Stock Catalog digunakan oleh pemerintahan. Sistem katalog mulai berkembang lagi pada tahun 1932 di Amerika Serikat Seragam oleh presiden Roosevelt .
Pada tahun 1935 presiden memutuskan peraturan Federal Standard Stck Catalog di berikan untuk seluruh Negara Amerika. Sistem katalog masih digunakan hingga perang dunia ke-II di lingkungan pemerintahan Amerika Serkat dan terdapat perubahan hiingga terjadi kesemrawutan pada pemerintahan Amerika. Tanggal 18Januari 1945 Roosevelt mengakui kesemrawutan katalog  mengakbatkan pemborsan keuangan dan membahayakan keamanan Negara.
Pada Tanggal 3Juli 1947 Angkatan Darat dan Laut membentuk Sistem cataloging yang sama dan di bentuknya undang-undang pada tanggal 1 juli 1952 yaitu UU No. 436 tentang Departemen Pertahanan dan Keamanan Amerika Serikat mengesahkan The Defense Cataloging abd Standarization Aet. Saat ini ditetapkannya sistem penomoran barang menggunakan Federal Stock Numbern (FSN). Sistem katalog DOD dan Departemen Sipil berkembang menjadi sistem integral. Sistem ini menjadi sistem yang luas dan terdiri berbagai kegiatan. Beberapa kelompok NATO iku menggunakan sistem FSN pada tahun 1945. Maka FSN di rubah menjadi NSN (Nato Stock Number). Pada tahun 1965 mulai berkembangnua katalog barang dan mulai di poses menggunakan Komputer.
Tanggal 1 Januari 1962 dibentuklah Defence Logistics Services Center (DLSC) yang merupakan pusat kegiatan katalog Amerika serta Negara-negara NATO. Sistem NSN ini di resmikan penggunaannya oleh pemerintah Amerika dan Eropa dalam bentuk Blok NATO pada Tahun 1975. Hamper seluruh Negara Eropa menggunakan NSN dan mulai diikuti oleh Negara Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Di Indonesia yang menggunakan katalog pertama kali adalah TNI AU yang resmi menggunakan sistem ni pada tahun 1983 mesi belum menggunakann NSN.
Katalog mulai berkembang  dapat kita lhat pertama kali digunakan di Amerika Serikat untuk mendaftar barang-barang militer, dan mulai diikuti Negara-negara lainnya termasuk Indonesia Katalog mulai berkembang pesat tidak menutup kemungkinan akan selalu mengamati perubahan-perubahan sesuai dengan perkembangan zaman.

BENTUK KATALOG

            Bentuk katalog mulai digunakan di perpustakaan dan mengalami perubahan dan perkembangan masa ke masa. Perkembangn tersebut dapat dilihat dari bentu fisiknya yang dapat dikelompokkan sebagai berikut:

1.     Katalog berbentuk buku

Bentuk katalog ini sering disebut dengan katalg cetak. Keuntungnnya dapat dicetak sesuai kebutuhan  dan dapat diletakkan di berbagai tempat dan mudah di sebarluaskan ke perpustakaan lain, mudah ditemukan dengan cepat disimpan mudah menanganinya bentuknya ringkas dan rapi

Kelemahannya adlah dengan cepat usang dan ketinggalan jaman. Hal ini terjadi karena perpustakaan memperoleh buku baru yang berarti katalog sebelumnya harus di perbaharui kembali membuat suplemen. Dengan demikian katalog berbentuk buku tidak luwes, biaya yang di keluarkan lebih banyak karena jumlah cantumannya sering berubah katalog berbentuk in biasanya ditinggalkan dan beralih ke katalog kartu

2.     Katalog Kartu

Bentuk katalo in masih digunakan diperpustakaan hingga saat ini. Keuntungannya ialah lebih praktis sehingga setiap kali penambahan buku baru diperpustakaan tidak akan menimbulkan masalah karena entri baru dapat disisipkan pada jajaran kartu yang ada, Penggunaan katalog kartu tidak dapat dipengaruhi factor luar misalnya terputusnya aliran listrik dan kemungkinan kecil terjadi rusak kecuali jika perpustakaan terbakar.

Kelemahannya ialah satu laci hanya dpat menyimpan 1 jenis entri sehingga pemustaka sering harus sering antri menggunakannya jika berada pada jumlah yang besar. Apabila berada dalam jumlah besar maka harus memilah jajaran kartu sesuai urutan indeknya.

Katalog kartu terdiri dari berbagai susunan yang digolongkan menjadi beberapa jeni menjadi beberapa jenis sebagai berikut:
a.     Katalog Abjad   : katalog yang disusun berdasarkan urutan nama  pengarang,subjek, dan judul dalam satu urutan secara alfabetis
Katalog jenis ini dibagi menjadi beberapa jenis:
                      i.        Katalog Pengarang        :digunakan apabla buku yang kita cari diktahui nama pengarangnya. Katalog pengarang disusun secara sistematis berdasarkan nama pengarang suatu karya dalam cabinet katalog.
                     ii.        Katalog Judul                :digunakan apalila buku yang kita cari hanya mengetahui judulnya. Katalog judul disusun berdasarkan judul dalam cabinet katalog melalui katalog judul kita juga dapat mengetahui judul buku yang sama tapi dengan pengarang yang berbeda.
b.    Katalog Leksikal            : dapat digunakan apabila ingin megetahui berbagai buku yang membahas subjek yang sama yang biasanya digunakan untuk kepentingan pembuatan penelitian , makalah dsb. Yang diketahui karya yang dikarang dari berbagai pengarang dengan judul yang berbeda tapidengan pokok pembahasan yang sama.
c.     Katalog terbagi             : katalog yang sebelumnya dibagi berdasarkan subjek, pengarang, dan judul masing-masing kelompok lalu disusun berdasarkan abjad
d.    Katalog                         : Katalog disusun menuruturutan nomor klasifikasi.

3.     Katalog Berbentuk Mikro

Katalog berbentuk mikro atau Computer Ouput Microform (CIM). COM ini dibuat pada salah satu bentuk katalog yang kmurah disbanding katalogbentuk buku dan biaya pemeliharaan juga lebih murah dalam segi perawatan.. bentuk ringkas dan mudah dala penyimpanan

4.     Katalog Komputer Terpasang (Online Computer Catalog)

ONlne Computer Catalog sering yang biasa di sebut OPAC (Online Public Access Catalogue adlah bentuk terbaru yang digunakan di beberapa perpustakaan tertentu. Dari berbagai bentuk fisik katalog yang telah dgunakan di perpustakaan OPAC yang dianggap luwes dan mutakhir. Program aplikasi yang digunakan di perpustakaan seperti CDS/ISIS, Inmagic VTLS, Dynix, Tinlb, dll.

FUNGSI KATALOG

Fungs katalog dibagi sesuai dengan berbagai bidang

Bidang Perpustakaan

Dibidang perpustakaan katalog berfungsi antara lain sebagai berikut:
1.     Sebagaihasil pencatatan daftar inventaris dari koleksi yang terdapat di perpustakaan.
2.     Alat yang berguna untuk memudahkan dalam penemuan kembali informasi bahan pustaka yang dicari.
3.     Sebagai alatbantu dalam memilih bahan pustaka dalam hal yang berkaitan dengan edisinya, pengarangnya dan lain-lain.
4.     Menyusun nama pengarang sedemikian rupa hingga karya seseorang dengan bberbagai judul yang berbeda dapat diletakkan secara berdekatan.
5.     Mencatat nomor panggi atau call number untuk menunjukkan dimana bahan pustaka itu berada/tersimpan pada rak atau file.

Bidang Pemasaran

Dibidang pemasaran katalog berfungsi sebagai berikut:
Fungsi katalog dalam bidang pemasaran adalah sebagai kegiatan prmesi yang menjadi media menunjukkan segala macam produk yang dimili oleh suatu perusahaan yang disusun dengan jenis produk dan katagori produknya. Selain itu juga dapat membantu perusahaan agar dapat mempermudah dalam mempromosikan produknya kepada konsumen sehingga konsumen mudah dalam menemukan dan mencari produk yang mereka inginkan.
  
KESIMPULAN

Dari pemaparan paper diatas dapat saya simpulkan bahwa katalog adalah daftar nama-nama, judul dan barang-barang atau infomasi tertentu yang ingin disampaikan secara berurutan, teratur dan alfabetis dan dalam dunia perpustakaan katalog diartikan sebagai daftar dari berbagai jenis koleksi yang dapat berupa buku,kartu dll yang dibuat menurut sistem tetentu bak secara alfabetis atau sistemats yang berguna untuk mempermudah dalam penemuan kembali bahan pustaka yang dibutuhkan oleh user atau petugas perpustakaan. Katalogisasi adalah proses pembuatan katalog dmana dalam katalg dicantumkan data penting yang terkandung dalam bahan pustaka baik ciri fisik maupun inteletual sepert nama pengarang, judul buku, penerbit dan subjek. Pengataloggan dalah kegiatan menyiapkan pembuatan wakil ringkas dokumen atau katalog yang digunakan untuk sebagai saran dalam penemuan kembali agar dokumen yang dicari ditemukan dengan cepat dan tepat.
Melihat dari perkembangan katalog hingga terdapatnya katalog buku da katalog online yang menandakan bahwa perkembangan teknologi menyebabkan terjadinya perkembangan pada katalog. Manfaat dari katalog zaman dulukatalog digunakan sebaga daftar barang-barang militer agar mudah dalam pengecekkan kembal sehingga katalog juga digunakan oleh instansi pemerintah. Karena dulu banyak yang menggunakan katalog sehingga membuat katalogyang berbeda –beda dan terjadinya kekacauan. Lalu ketika manusia mengenal computer dan internet katalog berkembang menjadi katalog online. Katalog online yang digunkan hingga saat ini dan digunakan hamper seluruh masyarakat dunia. Karena katalog online terasa lebih praktis disbanding jenis katalog lainnya.  Sehingga katalog buku ditinggalkan dan diperbaharui agar dapat memngimbangi katalog online. Jadi manfaat katalog pada zaman dulu hingga saat ini tidak jauh beda karena terlihat dari fungsinya katalog buku yang digunakan oleh perusahaan dalam memasarkan produknya dan katalog online lebih berfungsi di perpustakaan dalam memudahkan penemuan kembali informasi.

DAFTAR PUSTAKA

Muhamad,Shakkel. Sejarah Katalogisasi. http://katalogisasi.blogspot.co.id/2010/11/sejarah-katalogisasi.html diakses pada tanggal 11 Februari 2018
Creohous. Jasa Desain Katalog di medan. https://www.creohouse.co.id/jasa-desain-katalog-di-medan/#more-562  di akses pada tanggal 11 Februari 2018
Prisma,dony. Katalog perpustakaan . https://donyprisma.wordpress.com/2012/06/30/katalog-perpustakaan/  di akses pada tanggal 12 februari 2018
Susanti, Susi. Pengertian dan fungsi  katalog macam-macam katalog. http://thisissusis.blogspot.co.id/2015/01/pengertian-dan-fungsi-katalok-macam.html  di akses pada tanggal 12 februari 2018


Komentar