Hubungan Ilmu Politik dengan Ilmu Perpustakaan


HUBUNGAN ILMU POLITIK DENGAN ILMU PERPUSTAKAAN


ABSTRAK
Tujuan  pembuatan paper ini adalah untuk mengetahui hubungan ilmu politik dengan ilmu lainnya khususnya adalah ilmu Perpustakaan
Dari Paper inilah akan terdapat informasi mengenai hubungan Ilmu perpustakaan dengan Ilmu Politik dari berbagai sumber informsi yang telah diperoleh dan berhubungan belum mengetahui bagaimana hubungan ilmu politik dengan ilmu perpustakaan. Oleh sebab itu hubungan ilmu politik dengan ilmu perpustakaan dapat di ketahui setelah membaca paper ini sehingga dapat bermanfaat guna untuk menambah wawasan dan pengetahuan mengenai ilmu politik. Kita tidak hanya sekedar mempelajari ilmu politik saja namun alangkah baiknya jika bisa mengetahui hubungan ilmu politik dengan llmu lainnya khususnya ilmu perpustakaan.

Kata Kunci hubungan ilmu politik,ilmu perpustakaan
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sebagaimana kita ketahui Hubungan ilmu politik tidak hanya terbatas pada sejarah dan filsafat, tetapi juga meliputi ilmu-ilmu lainnya. Ilmu politik merupakan salah satu ilmu yang erat hubungannya dengan anggota kelompok sosial lainnya misalnya sosiologi, antropologi, ilmu hukum, ekonomi, psikologi sosial, dan ilmu bumi sosial. Semua ilmu sosial mempunyai obyek penyelidikan yang sama yaitu manusia sebagai anggota kelompok(grup). Mereka yang mempelajari tingkah laku manusia serta cara manusia hidup kerjasama.
Salah satu ilmu sosial yang berhubungan dengan ilmu politik yaitu ilmu perpustakaan yang merupakan Ilmu Informasi adalah bidang interdisipliner yang menggabungkan ilmu sosial, ilmu hukum, dan ilmuterapan untuk mempelajari topik yang berkaitan dengan perpustakaan. Dan ilmu politik merupakan disiplin ilmu yang membutuhkan kecakapan dalam penguasaan informasi. Kecakapan Informasi yang menjadi produk perpustakaan merupakan hubungan yang sangat penting. Berikut Beberapa informasi guna menambah ilmu mengenai hubungan ilmu politik dengan ilmu perpustakaan



PEMBAHASAN
ILMU POLITIK
Ilmu politik didefinisikan sebagai  berbagai macam kegiatan disuatu sistem politik yang menyangkut proses penentuan tujuan dari sistem itu dan melaksanakan untuk mencapai tujuan itu. Ilmu politik sebagai ilmu pengetahuan mengkaji keberadaan pihak, tempat, waktu, kepentingan, bentuk kegiatan, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan lain sebagainya. Politik merupakan cara mencapai suatu hal. Pencapaian suatu hal membutuhkan dukungan kekuasaan.

Sarana untuk mencapai kekuasaan dapat dilewati berbagai aspek. Sarana strategis yang digunakan melewati tatanan formal dan informal. Kekuasaan secara formal diberikan secara sah dan tertulis. Kekuasaan formal diperoleh melalui wewenang yang melekat pada jabatan. Kekuasaan formal diikuti dengan wewenang dengan adanya batasan seseorang dalam bertindak.

Sedangkan, kekuasaan informal dapat diperoleh seseorang melalui wewenang maupun seseorang yang tidak memilik wewenang. Sarana mencapai kekuasaan diperoleh melalui jabatan maupun status sosial yang dimiliki. Faktor pendukung lainnya adalah kemampuan seseorang tersebut mempengaruhi seseorang lainnya.

Kekuasaan dan wewenang diperoleh melalui sarana. Adapun tatanan yang dibentuk guna mengatur wewenang pihak yang bersangkutan adalah negara. Negara secara tidak langsung turut membentuk seseorang memperoleh kekuasaan. Kekuasaan diperoleh dengan cara formal maupun informal, dimana kegiatan formal dan formal tersebut telah diatur oleh negara dan tidak melanggar hukum. Negara memiliki wewenang mengatur kebebasan dan batasan warga negaranya.

Negara sebagai organisasi memberikan peluang seseorang mencapai kekuasaan dan wewenang. Kekuasaan dan wewenang tidak terbatas lingkup negara, tapi mencapai tingkat dunia.

ILMU PERPUSTAKAAN
Menurut Sulistyo, Basuki ; 1991 Perpustakaan diartikan sebuah ruangan atau gedung yang digunakan untuk menyimpan buku dan terbitan lainnya yang biasanya disimpan menurut tata susunan tertentu yang digunakan pembaca bukan untuk dijual
Ada dua unsur utama dalam perpustakaan, yaitu buku dan ruangan. Namun, di zaman sekarang, koleksi sebuah perpustakaan tidak hanya terbatas berupa buku-buku, tetapi bisa berupa film, slide, atau lainnya, yang dapat diterima di perpustakaan sebagai sumber informasi. Kemudian semua sumber informasi itu diorganisir, tersusun teratur, sehingga ketika kita membutuhkan suatu informasi, kita dengan mudah dapat menemukannya.
Dengan memperhatikan keterangan di atas, dapat disimpulkan bahwa menurut sugiyanto perpustakaan adalah suatu unit kerja yang berupa tempat menyimpan koleksi bahan pustaka yang diatur secara sistematis dan dapat digunakan oleh pemakainya sebagai sumber informasi.
Menurut RUU Perpustakaan pada Bab I pasal 1 menyatakan Perpustakaan adalah institusi yang mengumpulkan pengetahuan tercetak dan terekam, mengelolanya dengan cara khusus guna memenuhi kebutuhan intelektualitas para penggunanya melalui beragam cara interaksi pengetahuan.
Menurut Wiranto dkk. 1997 Perpustakaan adalah fasilitas atau tempat menyediakan sarana bahan bacaan. Tujuan dari perpustakaan sendiri, khususnya perpustakaan perguruan tinggi adalah memberikan layanan informasi untuk kegiatan belajar, penelitian, dan pengabdian masyarakat dalam rangka melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi .
Secara umum dapat kami simpulkan bahwa pengertian perustakaan adalah suatu institusi unit kerja yang menyimpan koleksi bahan pustaka secara sistematis dan mengelolanya dengan cara khusus sebagai sumber informasi dan dapat digunakan oleh pemakainya.
Namun, saat ini pengertian tradisional dan paradigma lama mulai tergeser seiring perkembangan berbagai jenis perpustakaan, variasi koleksi dalam berbagai format memungkinkan perpustakaan secara fisik tidak lagi berupa gedung penyimpanan koleksi buku.
Banyak kalangan terfokus untuk memandang perpustakaan sebagai sistem, tidak lagi menggunakan pendekatan fisik. Sebagai sebuah sistem perpustakaan terdiri dari beberapa unit kerja atau bagian yang terintergrasikan melalui sistem yang dipakai untuk pengolahan, penyusunan dan pelayanan koleksi yang mendukung berjalannya fungsi – fungsi perpustakaan.
KECAKAPAN INFORMASI
Kecakapan Informasi, Media dan Teknologi
1.    Literasi Informasi 
Menurut Pendit (2012), mengatakan bahwa kata literacy sendiri sebenarnya datang dari bahasa Latin, littera yang kemudian dipakai orang Inggris untuk kata letter dan dengan demikian sebenarnya berurusan dengan aksara atau tulisan. Sedangkan definisi information adalah informasi, maka literasi informasi adalah keterbukaan terhadap informasi.
o   Mengakses informasi secara efisien dan efektif, mengevaluasi informasi 
secara kritis, kompeten dan kreatif bagi persoalan atau masalah yang 
dihadapi 
o   Mengolah pemahaman dasar persoalan etis/hukum di seputar akses dan 
penggunaan informasi
2.    Literasi Media 
Paul Messaris mendefinisikan literasi media adalah pengetahuan mengenai berbagai media berfungsi dalam masyarakat. Sedangkan peneliti komunikasi massa Justin lewis dan Shut Shally mendefinisikan literasi media yaitu memahami kemampuan budaya, ekonomi, politik, dan teknologi pembuatan, produksi, dan penyiaran pesan.
o   Memahami bagaimana pesan media dibentuk, untuk tujuan apa dan 
menggunakan sarana, karakteristik serta konvensi yang mana 
o   Menguji bagaimana para inividu menafsirkan pesan secara berbeda, 
bagaimana nilai-nilai dan sudut pandang tercakup atau tak tercakup dan 
bagaimana media dapat mempengaruhi keyakinan dan perilaku 
o   Mengolah pemahaman dasar persoalan etis/hukum yang mengitari akses dan 
penggunaan informasi
3.     Literasi ICT (Information, Communications and Technology) 
Literasi digital adalah ketertarikan, sikap dan kemampuan individu yang secara menggunakan teknologi digital dan alat komunikasi untuk mengakses, mengelola, mengintegrasikan, menganalisis dan mengevaluasi informasi, membangun pengetahuan baru, membuat dan berkomunikasi dengan orang lain agar dapat berpartisipasi secara efektif dalam masyarakat.
o   Menggunakan teknologi digital, sarana komunikasi atau jaringan yang 
sesuai untuk mengakses, mengelola, memadukan, mengevaluasi dan 
menciptakan informasi agar berfungsi dalam sebuah ekenomi pengetahuan 
o   Menggunakan teknologi sebagai sarana untuk penelitian, pengaturan, 
evaluasi serta pennyampaian informasi, dan memiliki pemahaman dasar 
persoalan etis atau hukum di seputar akses dan penggunaan informasi
ORGANISASI PERPUSTAKAAN
Pengertian organiasasi  perpustakaan  merupakan penyatuan langkah dari seluruh kegiatan yang akan dilaksanakan oleh elemen-elemen dalam suatu lembaga. Proses pengorganisasian suatu perpustakaan akan berjalan dengan baik apabila memiliki sumber daya, sumber dana, prosedur, koordinasi dan pengarahan pada langkah-langkah tertentu. Oleh karena itu, diperlukan penyesuaian terus-menerus antar bagian dalam suatu organisasi. Menurut Bernard, organisasi adalah suatu. sistem mengenai usaha-usaha kerjasama yang dilakukan. oleh dua orang atau lebih. Sedangkan James D. Mooney merumuskan bahwa organisasi ialah setiap bentuk perserikatan manusia untuk mencapai suatu tujuan bersama. Dan Sondang P. Siagian mengatakan, bahwa organisasi adalah setiap bentuk persekutuan antara dua orang atau. lebih yang bekerja sama. untuk mencapai suatu tujuan. bersama, dan terikat secara formal dalam suatu ikatan. hirarkis dan selalu terdapat hubungan antara seseorang atau sekelompok orang yang disebut pimpinan dan seorang atau sekelompok orang yang disebut bawahan.

Pendapat  para, ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa organisasi diwujudkan oleh adanya sekelompok orang yang berserikat dan bekerjasama untuk mencapai suatu. kepentingan yang telah disetujui bersama.

Penyusunan Organisasi Perpustakaan adalah organisasi, berupa lembaga, atau unit keria yang bertugas menghimpun koleksi pustaka dan menyediakannya untuk masyarakat guna di manfaatkan. Lembaga merupakan organisasi yang otonom, sedang unit kerja merupakan organisasi di dalam organisasi, sehingga memiliki lembaga induk. Tujuan perpustakaan sebagai organisasi otonom agak berbeda dengan tujuan perpustakaan sebagai anak suatu organisasi yang telah mempunyai tujuan tertentu. Tujuan perpustakaan yang terakhir ini mendukung tujuan lembaga induknya.  

Perpustakaan adalah organisasi, berupa lembaga, atau unit keria yang bertugas menghimpun koleksi pustaka dan menyediakannya bagi masyarakat guna di manfaatkan. Lembaga merupakan organisasi yang otonom, sedang unit kerja merupakan organisasi di dalam organisasi, sehingga memiliki lembaga induk. Tujuan perpustakaan sebagai organisasi otonom agak beda dengan tujuan perpustakaan sebagai anak suatu organisasi yang telah mempunyai tujuan tertentu. Tujuan perpustakaan yang terakhir ini guna mendukung tujuan lembaga induknya.  
HUBUNGAN DARI ILMU POLITIK DENGAN ILMU PERPUSTAKAAN
Dari beberapa pengertian atau definisi diatas dapat kita lihat hubungan dari ilmu politik dengan ilmu perpustakaan. Ilmu politik sebagai ilmu pengetahuan mengkaji keberadaan pihak, tempat, waktu, kepentingan, bentuk kegiatan, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan lain sebagainya. Politik merupakan cara mencapai suatu hal. Pencapaian suatu hal membutuhkan dukungan kekuasaan. Atau meupakan salah satu ilmu yang membutuhkan kecakapan dalam penguasaan informasi dan informasi dapat ditemukan di perpustakaan/ilmu perpustakaan yang merupakan suatu institusi unit kerja yang menyimpan koleksi bahan pustaka secara sistematis dan mengelolanya dengan cara khusus sebagai sumber informasi dan dapat digunakan oleh pemakainya . Kecakapan informasi merupakan salah satu elemen penting dalam kepemimpinan dan memiiki tiga literasi di dalamnya seperti Literasi informasi yaitu keterbukaan terhadap informasi. Literasi Media yang berhubungan dengan media masyarakat dan literasi ICT atau Digital yaitu kemampuan seseorang terhadap teknologi dan alat komunikasi. Ketiga literasi tersebut merupakan produk perpustakaan merupakan hubungan yang paling penting Organisasi perpustakaan juga berhubungan erat dengan ilmu politik karena organisasi perpustakaan merupakan lembaga yang bertanggujawab untuk menyediakan sumber informasi dalam menumbuhkan kemampuan komunikasi, kemampuan bernegosiasi dan kemampuan memimpin.
Contoh bahwa ilmu politik berhubungan erat dengan ilmu perpustakaan adalah pembuatan ulang film G30S/PKI dimana di di dalamnya menceritakan PKI yang melakukan kudeta untuk perbutan kekuasaan yang sedang di buat untuk menyadarkan masyarakat Indonesia tentang pengorbanan para pahlawan saat itu dan menanamkan rasa nasionalisme. Hubungan dengan perpustakaan adalah cara menemukan informasi mengenai G30S/PKI di museum dan di perpustakaan yang memuat film yang dulu sudah tayang dan di bandingkan dengan buku yang menceritakan mengenai G30S/PKI agar sesuai dengan faktanya yang akan  dibuat semenarik mungkin.

PENUTUP
SIMPULAN dan SARAN
Simpulan
Dari hasil pembahasan tentang sejarah dan perkembangan Ilmu Politik maka dapat diambil Kesimpulannya :
Ilmu politik didefinisikan sebagai  berbagai macam kegiatan disuatu sistem politik yang menyangkut proses penentuan tujuan dari sistem itu dan melaksanakan untuk mencapai tujuan itu. Pencapaian suatu hal membutuhkan dukungan kekuasaan. Sarana untuk mencapai kekuasaan dapat dilewati berbagai aspek. Sarana strategis yang digunakan melewati tatanan formal dan informal. Kekuasaan dan wewenang diperoleh melalui sarana. Adapun tatanan yang dibentuk guna mengatur wewenang pihak yang bersangkutan adalah negara. Banyak para ahli mengemukakan pendapatnya atau mendefinisikan mengenai perpustakaan dan dari beberapa define dapat kita ambil kesimpulannya bahwa perustakaan adalah suatu institusi unit kerja yang menyimpan koleksi bahan pustaka secara sistematis dan mengelolanya dengan cara khusus sebagai sumber informasi dan dapat digunakan oleh pemakainya. Kecakapan informasi merupakan elemen penting dalam kepemimpinan, kecakapan informasi di bagi menjadi tiga yaitu literasi informasi, literasi media, literasi ICT/ teknologi ketiga literasi sudah menjadi produk perpustakaan yang penting. Terdapat banyak pendapat mengenai organisasi perpustakaan namun dapat disimpulkan organisasi perpustakaan adalah organisasi, berupa lembaga, atau unit keria yang bertugas menghimpun koleksi pustaka dan menyediakannya untuk masyarakat guna di manfaatkan. Tujuan perpustakaan yang terakhir ini guna mendukung tujuan lembaga induknya. Hubungan Ilmu Politik dan ilmu perpustakaan ini dapat dilihat bahwa ilmu politik memerlukan informasi di perpustakaan untuk mencapai tujuannya contohnya dapat kita lihat dalam pembuatan film G30S/PKI.

Saran
Diharapkan paper ini dapat bermanfaat bagi teman-teman yang memerlukan informasi mengenai hubungan ilmu politik dengan ilmu lainnya khususnya ilmu perpustakaan , Meskipun saya menginginkan kesempurnaan dalam pembuatan paper ini tetapi kenyataannya masih banyak kekurangan yang perlu di perbaiki. Oleh karena itu kritik dan saran untuk membangun dari pembaca sangat saya harapkan untuk memperbaiki kedepannya.

DAFTAR PUSTAKA
Seputro,Jati.Disiplin Ilmu Politik dan Praktik Kegiatan Politik Dipengaruhi aplikasi computer.Diakses 22 September 2017 http://jatiseputro.blogspot.co.id/2012/06/disiplin-ilmu-politik-dan-praktik.html
News,Literary.Perpustakaan gudang ilmu pengetahuan. Diakses 22 September 2017 https://lliterarynews.wordpress.com/2012/09/11/perpustakaan-gudang-ilmu-pengetahuan/
Warintek. Pengertian,Fungsi, dan Peran Perpustakaan. Diakses 22 september 2017 https://warintek08.wordpress.com/tes/   
Blog,Windhie’s. Kecakapan Informasi media dan teknologi. Diaksesn 22 September 2017 http://wendhiez.blogspot.co.id/2011/04/kecakapan-abad-21-kecakapan-informasi.html
Kurniati,Erlin.Pengertian Organisasi dan Administrasi. Diakses 23 September 2017 http://erlinkurniati.blogspot.co.id/2013/11/pengertian-organisasi-dan-administrasi.html


Komentar